https://ejournal-stidkibogor.ac.id/index.php/komdimas/issue/feedJurnal Komunikasi Pengabdian Masyarakat (Komdimas)2026-01-31T00:00:00+00:00Dr. Indra Dita Puspito, M.Sosindraditapuspito@gmail.comOpen Journal Systems<p>Jurnal Komunikasi Pengabdian Masyarakat (KOMDIMAS) adalah jurnal publikasi ilmiah dari Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Bogor yang berfokus pada penelitian, pengabdian dan pemberdayaan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam konteks keislaman. dengan kata lain, jurnal ini menjadi wadah bagi para akademisi untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. </p> <p>E-ISSN. <a title="ISSN" href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20230919441636100" target="_blank" rel="noopener">3032-6133</a> (media online)</p>https://ejournal-stidkibogor.ac.id/index.php/komdimas/article/view/95Transformasi Digital dan Produksi Konten Kreatif pada Lembaga Penyiaran Publik: Studi Praktik Kerja di LPP RRI Bogor2026-01-24T09:16:14+00:00Yuli Puspitasariyulipuspitasari@stidkibogor.ac.idEmay Robiatul Adawiyahmayrobiah16@gmail.com<p style="text-align: justify;">Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan dan produksi konten pada lembaga penyiaran publik. Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI), termasuk RRI Bogor, dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dan perubahan pola konsumsi media masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses transformasi digital serta praktik produksi konten kreatif yang diterapkan di LPP RRI Bogor berdasarkan pengalaman praktik kerja lapangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung, wawancara dengan praktisi penyiaran, serta dokumentasi aktivitas produksi konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital di RRI Bogor diwujudkan melalui pemanfaatan platform digital seperti media sosial, streaming radio, dan podcast sebagai strategi perluasan jangkauan audiens. Selain itu, produksi konten kreatif mengalami penyesuaian baik dari segi format, gaya penyajian, maupun keterlibatan audiens, tanpa meninggalkan fungsi utama penyiaran publik sebagai penyedia informasi, edukasi, dan hiburan yang berimbang. Namun, proses transformasi ini masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya manusia, adaptasi budaya kerja, dan konsistensi inovasi konten. Studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dan praktis bagi pengembangan strategi transformasi digital pada lembaga penyiaran publik di era media konvergensi.</p> <p style="text-align: justify;">Era konvergensi media menuntut Lembaga Penyiaran Publik (LPP) untuk melakukan adaptasi teknologi dan inovasi konten guna mempertahankan relevansi di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi aplikasi RRI Digital dan sistem <em>Content Management System</em> (CMS) telah mempercepat distribusi informasi. Serta penyebaran konten pemberitaan dan informasi yang kreatif pada aspek traspormasi berita, Iklan Layanan Masyarakat (ILM), naskah <em>filler</em>, dan mini drama radio. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan penyiaran publik saat ini sangat bergantung pada keseimbangan antara fungsi kontrol sosial konvensional dengan pemanfaatan platform multimedia.</p>2026-01-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Komunikasi Pengabdian Masyarakat (Komdimas)https://ejournal-stidkibogor.ac.id/index.php/komdimas/article/view/96Pemanfaatan Content Management System (CMS) Dalam Proses Publikasi Artikel Berita Di Radio Republik Indonesia (RRI) Bogor2026-01-24T09:19:57+00:00Ayu Ismatul Maulaayuismatulmaula@stidkibogor.ac.idFitri Chusnia YunusFitrichusniayunus220904@gmail.com<p style="text-align: justify;">Pemanfaatan <em>Content Management System</em> (CMS) memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung proses publikasi artikel berita daring. CMS memudahkan proses pengelolaan konten berita, mulai dari penulisan, penyuntingan, pengunggahan, hingga penyimpanan arsip berita secara terstruktur dan sistematis. Penulis telah melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan di Radio Republik Indonesia (RRI) Bogor selama dua bulan (01 September – 27 Oktober 2025) dan menjalankan tugas sebagai tim produksi untuk RRI Bogor. Penggunaan CMS terbukti mampu meningkatkan efisiensi kerja redaksi, mempercepat distribusi informasi, serta meminimalisir kesalahan teknis dalam proses publikasi. Selain itu, CMS juga mendukung koordinasi yang lebih baik antara reporter, editor, dan pengelola web dalam menjaga kualitas dan kredibilitas berita yang disajikan kepada masyarakat.</p>2026-01-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Komunikasi Pengabdian Masyarakat (Komdimas)https://ejournal-stidkibogor.ac.id/index.php/komdimas/article/view/97Optimalisasi Sistem Administrasi Pendidikan Islam Komunikatif Pada Paud Unggulan2026-01-24T09:29:08+00:00Badrudin Kamilbadrudin.kamil@uidepok.ac.id<p style="text-align: justify;">Penelitian kualitatif ini mengkaji optimalisasi sistem administrasi pendidikan Islam komunikatif pada lembaga pendidikan anak usia dini, khususnya berfokus pada efektivitas manajemen kelembagaan dan kualitas pelayanan pendidikan di era digitalisasi. Penelitian dilaksanakan di PAUD Unggulan El-Wahied yang berlokasi di Jl. Antam, Nunggul, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, pada periode Januari hingga Juni 2025. Menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, tenaga administrasi, guru, dan orang tua. Penelitian ini merumuskan dua permasalahan utama: (1) Bagaimana implementasi sistem administrasi pendidikan Islam dalam mendukung efektivitas manajemen kelembagaan di PAUD Unggulan El-Wahied? (2) Bagaimana dampak optimalisasi sistem administrasi terhadap kualitas pelayanan pendidikan di era digitalisasi? Temuan penelitian mengungkapkan bahwa implementasi sistem administrasi pendidikan Islam komunikatif secara signifikan meningkatkan efektivitas manajemen kelembagaan melalui perencanaan sistematis, dokumentasi terorganisir, dan platform digital terintegrasi. Optimalisasi sistem administrasi berdampak positif terhadap kualitas pelayanan pendidikan dengan meningkatkan efisiensi komunikasi, akurasi data, dan kepuasan stakeholder. Penelitian menyimpulkan bahwa administrasi pendidikan Islam yang efektif memerlukan integrasi harmonis antara nilai-nilai Islam tradisional dengan pendekatan teknologi modern, menciptakan keunggulan pendidikan berkelanjutan pada institusi pendidikan anak usia dini.</p>2026-01-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Komunikasi Pengabdian Masyarakat (Komdimas)https://ejournal-stidkibogor.ac.id/index.php/komdimas/article/view/98Optimalisasi PKBM Di Pondok Pesantren Sebagai Alternatif Pendidikan Tinggi Bagi Lulusan SMA2026-01-24T09:36:39+00:00Siti Nurhalisahsitinurhalisah655@gmail.comIhsan Tuahenaihsantuahena2@gmail.comMuhammad Sya'ban Fahrezi Rizalfakhrezirizal04@gmail.comSiti Mahmudah Noorhayaatinoorhayatimahmudah@gmail.comRahman Hakimharirahman021@gmail.com<p style="text-align: justify;">Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) hadir untuk memberikan akses pendidikan alternatif yang setara bagi masyarakat yang tidak terjangkau oleh sistem pendidikan formal. PKBM yang diselenggarakan di lingkungan pondok pesantren menjadi solusi strategis untuk memberdayakan lulusan SMA, aparat desa, dan santri yang belum dapat melanjutkan ke perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk optimalisasi PKBM di Pondok Pesantren Anwar Syarif sebagai alternatif pendidikan tinggi nonformal. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKBM di pesantren ini berperan penting dalam menyediakan layanan pendidikan kesetaraan (Paket A, B, dan C) yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman, pelatihan vokasional, serta fleksibilitas jadwal yang menyesuaikan dengan kebutuhan santri dan masyarakat. Dukungan dari aparatur desa serta pemanfaatan sumber daya pesantren menjadi kunci keberhasilan program. Optimalisasi ini tidak hanya menghasilkan peserta didik yang memperoleh ijazah kesetaraan, tetapi juga mendorong transformasi sosial dan spiritual dalam komunitas. Dengan adanya PKBM, pondok pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga menjadi lembaga pemberdayaan masyarakat yang membangun individu-individu mandiri, religius, dan produktif.</p>2026-01-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Komunikasi Pengabdian Masyarakat (Komdimas)https://ejournal-stidkibogor.ac.id/index.php/komdimas/article/view/99Efektivitas Sosialisasi Anti Bullying Oleh KKN Kelompok 10 IAI Nasional Laa Roiba di SDN Babakan Madang 042026-01-24T09:42:32+00:00Hafidzatul Dheliahafidzatulakmal@gmail.comSiti Humairohhumairohs355@gmail.comFajar Munawarfajarmunawar09@gmail.comHasna Auliahasnafatimeh05@gmail.comAbdul Karimabdkrmsji@gmail.comMoh Rahman Harpianharpianlaily25@gmail.comSofia Nurlatifahsofianurlatifah@gmail.comIfsya Zaykiifsyanadjira@gmail.comRosiana Alhusnarosianaalhusnaa@gmail.com<p style="text-align: justify;">Sosialisasi anti bullying merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak. Kegiatan ini dilakukan oleh KKN Kelompok 10 IAI Nasional Laa Roiba di SDN Babakan Madang 04 sebagai bentuk pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya bullying serta menanamkan nilai empati dan saling menghargai. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode edukatif interaktif seperti permainan, diskusi, dan pemutaran video edukasi yang disesuaikan dengan karakteristik usia sekolah dasar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, dan cara melaporkan kejadian bullying kepada guru. Selain itu, terjadi perubahan perilaku sosial siswa yang lebih positif, seperti berani menegur teman yang berperilaku kasar dan menunjukkan sikap saling tolong-menolong. Dukungan guru dan lingkungan sekolah turut memperkuat keberhasilan kegiatan ini dengan melanjutkan nilai-nilai anti bullying dalam pembelajaran sehari-hari. Kegiatan ini tidak hanya efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa, tetapi juga berkontribusi terhadap pembentukan karakter anak yang peduli, toleran, dan menghargai perbedaan. Sosialisasi ini menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dalam mewujudkan budaya anti kekerasan di lingkungan pendidikan dasar. makna yang logis dan kesepakatan sebuah tanda pada konten dakwah Abdullah Gymnstiar menunjukkan adanya prinsip sinkronik, dimana ada penyesuian unsur ruang dan waktu untuk mendapatkan makna yang kuat dan konten dakwah tersebut.</p>2026-01-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Komunikasi Pengabdian Masyarakat (Komdimas)